Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kamu lagi Stress atau Frustasi akibat tekanan pekerjaan? Yuk coba tips-tips ini!

 Stress atau Frustasi sering dirasakan oleh para pegawai kantoran. Biasanya, tekanan pekerjaan dapat terjadi akibat tenggat waktu(deadline), tugas baru yang berat, sampai konflik atau perbedaan pendapat dengan atasan maupun rekan kerja.

Apalagi jika kamu memiliki kepribadian perfeksionis, makin menambah beban kerja kamu sehingga menyebabkan stress berlebihan hingga frustasi.

Stress akibat tekanan pekerjaan akan menjadi parah ketika mulai mengganggu kesehatan mental dan fisik kamu. Beberapa ciri-ciri stress akibat pekerjaan antara lain: Sering cemas, Tidak bersemangat dalam bekerja, Susah tidur atau tidur tidak berkualitas, Kelelahan, Sulit berkonsentrasi, Otot tegang, Pusing, Gangguan pada lambung, serta Menarik diri dari pergaulan.

Jika kamu mulai mengalami beberapa gejala dari ciri-ciri stress diatas, coba beberapa tips ini untuk membantu kamu mengatasi stress akibat dari tekanan pekerjaan.

1. Awali Hari kamu dengan Tersenyum

Stres biasanya tidak datang hanya saat kamu sudah sampai di tempat kerja. Jalanan yang macet di pagi hari juga bisa membuat kepala pusing. Ditambah dengan pikiran yang membayangkan beban pekerjaan sudah menanti di kantor. Alih-alih membayangkan kerumitan pekerjaan, mulai hari dengan senyuman dan hal-hal baik. Seperti menyusun perencanaan kerja yang tepat.

Juga, mendengarkan musik favorit. Cara ini terbukti ampuh untuk merilekskan pikiran. Kamu juga bisa sambil menyanyikan lagu yang sedang diputar. Hal ini akan membuat kamu lebih rileks dan tenang serta dapat meningkatkan mood kamu di pagi hari.

Quotes about Smile and love (187 quotes)

2. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Baik

Jika kondisi lingkungan kerja cukup baik dan nyaman serta komunikasi antar karyawan berjalan lancar, performa kerja yang dihasilkan akan maksimal. Akan tetapi, jika lingkungan kerja dipenuhi dengan kekacauan dan diwarnai persaingan yang tidak sehat, maka yang tercipta adalah kejenuhan yang pada akhirnya akan menurunkan motivasi kerja setiap harinya.

Karena itu, mulailah membangun komunikasi yang baik serta suatu pembicaraan yang positif. Dengan bersikap positif dan optimis, kamu tidak hanya akan mengurasi stres kerja yang kamu rasakan tapi juga stres kerja yang dialami rekan-rekanmu. Kamu bisa membangun kembali lingkungan kerja yang nyaman.


3. Hindari Konflik dan Komunikasikan Masalah

Jauhkan diri kamu dari konflik atau drama antar rekan kerja atau klien. Jika memungkinkan, hindari orang-orang yang tidak bisa bekerja dalam satu tim. Karena stres dari pekerjaan juga bisa datang dari sesama teman kantor.

Hambatan di tempat kerja tentunya harus dibicarakan dengan orang-orang di tempat kerja kamu, begitu pun halnya dengan stress. Apapun yang menjadi penyebab stress, bila hal itu menghambat atau mengganggu pekerjaanmu, pastikan untuk selalu mengomunikasikannya. Coba bicarakan dengan rekan kerja yang Anda percayai, atasan, hingga dengan pihak dari HRD agar menemukan jalan keluarnya.

Cara Mengatasi Stres di Tempat Kerja - Psikologi Indonesia

4. Fokus pada Solusi bukan Masalah

Solusi Instan vs Solusi Akar - TDA BANDUNG

Ketika kamu dibebankan pekerjaan yang cukup berat dan merasa apa yang kamu dapatkan tidak sepadan dengan apa yang kamu kerjakan, jangan hanya terus memikirkannya hingga kamu merasa stres. Sebuah pekerjaan tidak akan pernah selesai jika tidak dikerjakan, sama halnya seperti masalah yang tidak pernah terpecahkan ketika kamu tidak bisa fokus pada solusi. Berhentilah overthinking dan mulailah bertindak untuk menyelesaikan segala masalah agar kamu dapat terhindar dari stres kerja.

5. Hindari Multitasking dan Pribadi yang Perfeksionis

Melakukan banyak hal sekaligus dalam waktu bersamaan atau multitasking bisa menimbulkan stres. karena hasil dari pekerjaan yang dilakukan bersamaan dengan pekerjaan lain, tidak akan maksimal dan tidak fokus. Daripada mengerjakan banyak hal sekaligus, coba kamu fokus selesaikan tugas satu per satu. Juga, susun jadwal pekerjaan dengan cermat dan tidak terburu-buru sehingga pekerjaan tidak akan menumpuk.

Juga, coba kerjakan segala sesuatunya semaksimal kemampuan kamu. Begitu mendapatkan hasil yang diinginkan, jangan pelit pada diri sendiri. Sesekali berikan hadiah atau apresiasi untuk diri sendiri yang sudah bisa meraih target pribadi ataupun susunan jadwal pekerjaan kamu.


6. Mengatur Pola Makan dan Pola Tidur serta Berolahraga

Memakan makanan sehat dan makanan yang kamu sukai dapat meningkatkan mood. Makanan yang baik serta pola makan yang baik juga akan membantu menjaga tubuh tetap bugar dan tidak akan mudah diserang stress.

Karena itu, cobalah untuk mengatasi stres kamu dengan memperhatikan pola makan dan juga pola tidurmu. jangan lupa pula untuk berolahraga. Orang yang sedang mengalami stres kerja cenderung akan memiliki pola makan yang berantakan, mengalami gangguan tidur serta malas berolahraga. Jika kamu tidak berusaha untuk memperbaikinya, maka hal ini akan berlarut dan mengganggu kesehatan fisikmu.

7 kesalahan pola makan yang bikin olahraga sia-sia

Makanlah makanan yang dapat menaikkan mood kamu, tapi selalu ingat untuk memperhatikan porsinya agar tidak berlebihan. Selain itu tetapkan jam tidur dan lakukanlah kegiatan yang bisa membuat kamu rileks agar dapat cepat tertidur. Kamu bisa mencoba untuk membereskan kamarmu agar lebih nyaman untuk tidur, kemudian berbaring dan mulai atur nafasmu agar tubuhmu lebih rileks. Saat pola makan dan tidur yang baik telah menjadi rutinitasmu, tanpa sadar stres kerja yang kamu rasakan juga akan berkurang.

7. Jangan Lupakan Me Time

Me TIme diperlukan untuk mengatasi stres akibat tekanan pekerjaan. Kesibukan kerja mungkin saja membuat kamu lupa untuk menyisihkan waktu untuk diri sendiri. Kamu terus bekerja dan mulai tidak memiliki waktu untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai, tanpa sadar kamu mulai mengalami stres kerja dan mulai membenci rutinitasmu. Jika kamu sudah mulai merasakan stres kerja, berhentilah sejenak dan habiskan waktu untuk dirimu sendiri.

Kamu bisa menghabiskan waktu di rumah dengan melakukan hobimu seperti menonton film atau membaca buku. Jangan lupa matikan data ponselmu dan tutup sejenak pikiranmu dari segala berita di social media yang sebenarnya memang tidak terlalu penting untukmu. Penelitian juga telah membuktikan bahwa menghindar dari social media bisa meningkatkan kebahagiaanmu. Keesokan harinya pasti kamu sudah lebih fresh dan dapat kembali ke rutinitasmu dengan aura yang lebih positif.

Me Time is Important Too! » I Love Inspire(d)

8. Refreshing atau Liburan


Setelah mengalami pekerjaan yang berat dan lingkungan perusahaan yang tidak kondusif, liburan adalah jawaban yang sangat tepat untuk refreshing. Kamu juga bisa memanfaatkan waktu ini untuk quality time dengan orang-orang yang kamu sayangi. Cara yang satu ini mungkin tidak akan langsung menyelesaikan masalahmu yang menyebabkan stres kerja, tapi paling tidak kamu bisa me-refresh pikiranmu agar dapat berpikir lebih jernih untuk dapat menghadapi masalah yang kamu temui di tempat kerja.

Tidak perlu liburan yang perjalanannya terlalu jauh misalnya anda bisa berlibur ke puncak atau pantai-pantai terdekat yang memiliki suasana tenang untuk membuat rileks pikiran dan badan. Ketika kamu meluangkan waktu untuk berlibur, kamu akan merasa jauh dari segala rutinitas dan deadline yang biasanya selalu menghantui keseharianmu. Perasaan kamu akan menjadi lebih senang dan nyaman selama berlibur. Setelah berlibur kamu akan merasakan kepuasan dan merasa baru lagi dalam melakukan pekerjaan.

Posting Komentar untuk "Kamu lagi Stress atau Frustasi akibat tekanan pekerjaan? Yuk coba tips-tips ini!"